Jumat, 28 Agustus 2026

Bukti Kedustaan dan Kejahatan Pemilik Akun Fabebook Surya Adhi Terhadap Islam

Bukti Kedustaan dan Kejahatan Pemilik Akun Fabebook Surya Adhi Terhadap Islam

https://budayajahiliyah.blogspot.com/2026/08/bukti-kedustaan-dan-kejahatan-pemilik.html?m=1

dengan tautan: https://www.facebook.com/share/1DWYkis9U2/




1. Berdusta dengan mengatakan :
"Setiap Kali Turun C3L4N4 Turun Satu 4Y4T. 🤣"
Tepatnya di postingan dengan tautan: https://www.facebook.com/share/p/1EJ7pFjcrj/



2. Menuduh dan berasumsi Agama Islam itu budaya

Dengan mengatakan:

"Di Indonesia dirayakan, di Saudi dilarang (bid'ah). Berarti A64MA adalah Budaya ? 🤣"

Tepatnya di postingan dengan tautan:
https://www.facebook.com/share/p/19YFdwBH4n/




3. Pada tanggal 17 Agustus 2026 mencela orang yang cari ilmu agama ke Arab.

Tepatnya pada postingan dengan tautan:
https://www.facebook.com/share/p/1JoBRikdNe/




4. Pada tanggal 15 Agustus 2026 mencela dengan mengatakan:

"Bergaul dengan China jadi pintar dan optimis terhadap masa depan, bergaul dengan 4R4B jadi bodoh, bahas akhirat melulu. 😆"

Tepatnya di postingan dengan tautan: https://www.facebook.com/share/p/19MKQu5sEb/





5. Tanggal 29.Agustus 2026 menyebarkan berita hoaks untuk tujuan mencela kesucian Masjidil haram.

Tepatnya di postingan dengan tautan:
https://www.facebook.com/share/p/1DT4D7Fif5/



Jumat, 21 Agustus 2026

Bukti Kumpulan Perkataan Pemilik Akun Facebook Harumichi Ai Mizuki

Bukti Kumpulan Perkataan Pemilik Akun Facebook Harumichi Ai Mizuki


dengan tautan:
https://www.facebook.com/share/19LmRq7Kz6/
https://www.facebook.com/share/195m64fL1g/

Di kolom komentar postingan akun FB Ajaran Veda, dengan tautan:
https://www.facebook.com/share/1LWfZuSQRz/

Tepatnya pada postingan dengan tautan:
https://www.facebook.com/share/p/1DAVCbWhzc/





























Rabu, 19 Agustus 2026

Meluruskan Sejarah: Islam di Nusantara Bukan Penjajah

 



Meluruskan Sejarah: Islam di Nusantara Bukan Penjajah

https://budayajahiliyah.blogspot.com/2026/08/meluruskan-sejarah-islam-di-nusantara.html?m=1

"Bersikap inshoflah. Jika Islam dituduh penjajah, maka konsekwensinya Majapahit sebagai "kerajaan ekspansionis" yang gemar memperluas wilayah, menaklukan dan minta upeti layak disebut mbah-e penjajah."

Tuduhan yang menyatakan bahwa "Islam adalah penjajah" di Nusantara tidak memiliki landasan historis dan sangat keliru, bahkan bisa dianggap tuduhan yang mengabaikan fakta sejarah (batil).

Jika dibandingkan secara objektif dengan konsep kolonialisme atau imperialisme, penamaan Islam sebagai penjajah sama sekali tidak tepat karena beberapa alasan mendasar:

1. Metode Penyebaran yang Damai (Bukan Penaklukan Militer)

• Berbeda dengan bangsa Eropa (seperti Portugis, Belanda, atau Spanyol) yang datang ke Nusantara membawa armada perang besar, meriam, dengan tujuan utama penguasaan teritorial, monopoli rempah, dan eksploitasi kekayaan alam, Islam masuk ke Nusantara melalui jalur damai.

• Sejarah mencatat bahwa Islam disebarkan melalui perdagangan, pernikahan, dakwah kultural, pendidikan (pesantren), dan tasawuf. Para mubalig dan pedagang dari Arab, Persia, Gujarat, hingga Tiongkok datang sebagai tamu dan mitra dagang, bukan sebagai tentara invasi kolonial.

2. Islam Menjadi Identitas Pribumi, Bukan "Negara Asal di Seberang Lautan"

• Dalam penjajahan, ada jarak yang tegas antara "negara penjajah" (yang mengeruk keuntungan) dan "negara jajahan" (yang dieksploitasi). Keuntungan kolonial dibawa pulang ke negeri induk di Eropa.

• Sementara itu, ketika kerajaan-kerajaan di Nusantara (seperti Samudera Pasai, Demak, Mataram Islam, Ternate, dan Gowa-Tallo) memeluk Islam, agama dan nilai-nilai tersebut melebur menjadi identitas lokal. Tidak ada "negara induk" Islam di Timur Tengah yang mengontrol, memeras, atau menjadikan Nusantara sebagai wilayah jajahan politik mereka.

3. Peran Besar Umat Islam dalam Kemerdekaan Indonesia

• Tuduhan ini semakin tidak berdasar jika melihat kenyataan bahwa dunia pesantren, ulama, dan umat Islam di Nusantara adalah motor penggerak utama perlawanan terhadap penjajah barat (Belanda dan Portugis).

• Banyak pahlawan nasional dari berbagai Kesultanan Islam berjuang mengangkat senjata demi membebaskan tanah air dari cengkeraman penjajahan yang sesungguhnya.

Kesimpulan:

Menyamakan agama atau peradaban Islam sebagai "penjajah" di Nusantara adalah bentuk disinformasi sejarah. Islam diterima secara sukarela oleh masyarakat dan penguasa lokal karena ajarannya yang dinilai sejalan dengan dinamika sosial saat itu, bukan karena dipaksakan oleh kekuatan imperium militer asing.


Selasa, 14 Juli 2026

Bukti Kezhaliman Akun Facebook Layla S Terhadap Islam Selasa, 14-07-2026

Bukti Kezhaliman Akun Facebook Layla S Terhadap Islam Selasa, 14-07-2026


Dengan tautan profil : https://www.facebook.com/share/18oWMRku97/

Di postingan akun Surya Adhi dengan tautan profil : https://www.facebook.com/share/1BdFTUH3gv/

Tepatnya di postingan Surya Adhi dengan tautan :

https://www.facebook.com/share/p/1KSo8EyjQo/

Layla S berkata :

Teguh Akhiri Wiyanto menolak dan pura pura buta yah sama kelakuan umat kalian yang Cabul isi otaknya doktrin selangkangan, yang rasis, intoleran kalian teriak 5 kali sehari, sujud tengah jalan kek orang ga punya tempat ibadah, AGAMA KOK RASIS KOK CABUL KOK INTOLERAN AJARANNYA

Kemudian kubalas :

Layla S kalau waras silahkan pakai hujjah dan burhan



!




















Senin, 13 Juli 2026

Bukti Kezhaliman Akun Facebook Juwitaa Nirmala II Terhadap Islam Senin, 13-07-2026

Bukti Kezhaliman Akun Facebook Juwitaa Nirmala II Terhadap Islam Senin, 13-07-2026


Tautan Profil https://www.facebook.com/share/191ktL1bx6/

Tepatnya di postingan dengan tautan:
https://www.facebook.com/share/p/1KjPpbamL6/

Sehingga kubalas :

Juwitaa Nirmala II ucapanmu itu akan bermadhorot terhadap dirimu sendiri dan sama sekali tak bermadharat sedikit pun terhadap Islam.

Wahai kaum muslimin.. kita tenang aja. Biar dia semakin dongkol karena tak mampu kalahkan kaum muslimin di Indonesia, sebagaimana pendahulu mereka juga telah Allah hinakan. Wa Alhamdulillah..



Kemudian dia juga berkata :





Bukti Kedustaan dan Kejahatan Pemilik Akun Fabebook Surya Adhi Terhadap Islam

Bukti Kedustaan dan Kejahatan Pemilik Akun Fabebook Surya Adhi Terhadap Islam https://budayajahiliyah.blogspot.com/2026/08/bukti-kedustaan-d...